![]() |
| Rutan Palu tanam ratusan bibit cabai (sumber : humas rutan palu) |
Palu, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Komitmen ini dibuktikan melalui aksi nyata pemanfaatan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang terletak di Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, dengan melakukan penanaman ratusan bibit cabai.
Kegiatan penanaman yang berlangsung produktif ini melibatkan langsung para warga binaan yang tengah menjalani program asimilasi. Dalam pelaksanaannya, proses bercocok tanam ini berjalan di bawah pendampingan ketat dan pengawasan langsung dari petugas Rutan Palu, guna memastikan seluruh prosedur pembinaan dan keamanan tetap terpenuhi.
Pemanfaatan lahan SAE di Desa Langaleso ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam biasa. Program ini dirancang sebagai wadah edukasi luar rutan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan kerja yang nyata di bidang pertanian.
![]() |
| warga binaan memasukkan bibit cabai ke dalam polybag (sumber : humas rutan palu) |
Kepala Rutan Kelas IIA Palu, Wachid Kurniawan Budi Santoso, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para warga binaan setelah bebas nanti. Melalui pengalaman langsung mengelola komoditas pertanian seperti cabai mulai dari penyiapan lahan, penanaman, hingga perawatan mereka diharapkan memiliki keahlian yang dapat diandalkan untuk membuka peluang usaha mandiri maupun berintegrasi kembali di tengah masyarakat.
"Melalui penguatan program di Sarana Asimilasi dan Edukasi ini, Rutan Palu tidak hanya fokus pada fungsi pembinaan kepribadian, tetapi juga pembinaan kemandirian yang selaras dengan agenda prioritas pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional," ujar Karutan.
Selain fokus pada aspek edukasi dan pemasyarakatan, penanaman cabai ini juga diproyeksikan untuk memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas pangan di wilayah sekitar. Cabai merupakan salah satu komoditas holtikultura yang sering memicu inflasi daerah, sehingga produktivitas dari lahan SAE Rutan Palu ini diharapkan mampu membawa dampak sosial-ekonomi yang baik.
"Kami sangat senang dan terhormat bisa terpilih menjadi bagian program ini," ujar burhan, salah satu warga binaan.
Dengan adanya sinergi antara pembinaan keterampilan warga binaan dan pemanfaatan optimal lahan produktif, Rutan Palu optimis program SAE Langaleso ini akan terus melahirkan dampak positif, baik bagi internal institusi maupun masyarakat luas di Kabupaten Sigi dan Kota Palu. (Sm)


No comments:
Post a Comment