![]() |
| Perawat Rutan Palu, Prodi D3 Keperawatan Untad, Melakukan foto bersama selepas kegiatan sosialisasi pengelolaan emosi |
Palu, INFO_PAS – Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (UNTAD) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat. Kali ini, sasarannya adalah warga binaan remaja di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palu. Sosialisasi ini mengusung tema penting mengenai keterkaitan antara manajemen emosi, kesehatan reproduksi, dan risiko hipertensi dini. Sabtu (07/03)
Dalam sesi materi, tim dosen dan mahasiswa menekankan bahwa kondisi psikologis, terutama pada remaja yang sedang menjalani masa pembinaan, sangat rentan terhadap stres kronis. Stres yang tidak terkelola dengan baik memicu aktivitas berlebih pada sistem saraf simpatis, yang secara langsung berdampak pada peningkatan tekanan darah.
"Remaja sering kali menganggap hipertensi adalah penyakit orang tua. Padahal, gejolak emosi yang meledak-ledak dan stres lingkungan bisa menjadi pemicu utama hipertensi di usia muda," ujar salah satu pemateri dari Dosen Prodi D3 Keperawatan.
Peserta diajarkan teknik regulasi emosi melalui metode relaksasi napas dalam sebagai langkah praktis menjaga kestabilan tensi. Selain fokus pada kesehatan kardiovaskular, sosialisasi ini juga menyentuh aspek kesehatan reproduksi. Tim UNTAD memberikan pemahaman bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi adalah bagian dari investasi jangka panjang dan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri (self-love).
Materi ini dinilai sangat krusial mengingat keterbatasan akses informasi kesehatan yang akurat di dalam lingkungan Rutan. Warga binaan juga diberikan edukasi mengenai risiko perilaku berisiko yang dapat berdampak pada masa depan mereka setelah bebas nanti.
Kepala Rutan Kelas IIA Palu, Fani Andika menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Fakultas Kedokteran UNTAD. Menurutnya, kegiatan ini memberikan warna baru dalam proses pembinaan. "Warga binaan kami tidak hanya membutuhkan pembinaan kemandirian, tapi juga pembinaan kesehatan mental dan fisik agar saat kembali ke masyarakat, mereka dalam kondisi prima," ungkap Fani.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para warga binaan dan foto bersama. (Pm)
HUMAS RUTAN PALU
#SetahunBerdampak
#imipassetahunbergerakberdampak
#kemenimipas
#pemasyarakatan
#guardandguide
#humasimipas
#infoimipas
#faniandika
.jpeg)

No comments:
Post a Comment